A. LEARNING OUTCOMES PRAKTIKUM
Mampu
menggunakan perintah/command Line, mampu mengelola dan merencanakan hak akses yang diberikan pada user dan root serta melakukan pengelompokan sesuai group akses.
B.
ALAT dan BAHAN
1. Personal Computer
dengan system operasi
Debian 5.0 atau 6.0 mode CLI
2. Koneksi Internet
C.
Teori Singkat
1.
Command Line Linux
Seperti halnya bila kita mengetikkan
perintah di DOS, command line atau
baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri enter untuk mengeksekusi perintah tersebut. Baris perintah merupakan cara yang lebih
efisien untuk melakukan sesuatu
pekerjaan oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja.
Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah
baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah- perintah
ini bisa sangat diperlukan.
Keuntungan menggunakan baris perintah
perintah adalah efektifitas dan maksimalitas kerja. Pemula Linux sebaiknya mengetahui dan sedikitnya pernah menggunakan baris perintah ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah- perintah ini bisa sangat diperlukan. Setiap pemakai Linux harus mempunyai
nama login (user account)
yang sebelumnya harus didaftarkan pada administrator sistem, nama login pada umumnya dibatasi maksimum
8 karakter dan umumnya dalam huruf kecil.
Prompt dari shell bash pada Linux menggunakan tanda “$”. Sebuah sesi pada Linux pada umumnya
terdiri dari:
• Login
• Bekerja dengan shell/menjalankan aplikasi
• Logout
Tergantung atas shell yang digunakan, pada Linux bash maka pada proses login akan mengeksekusi program /etc/profile (untuk semua pemakai)
dan berkas bash_profile didirektori HOME masing-masing.
Sedangkan pada saat logout, maka program shell bash akan mengeksekusi berkas yang bernama bash_logout.
Format perintah
Linux standar mempunyai
format sebagai berikut:
$nama_perintah [pilihan]
[argumen]
Pilihan adalah
option yang dimulai
dengan tanda minus
(-). Argumen dapat kosong, satu atau beberapa
beberapa argumen (parameter).
Untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat
manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:
Contoh :
$ man ls
Manual tersebut akan menampilkan
bagaimana cara penggunaan perintah lsitu secara lengkap.
2. User Management
Manajemen user dan group merupakan
elemen dasar dalam administrasi sistem operasi
Linux. User dalam hal ini
dapat berupa akun atau akun yang
dimiliki dan digunakan oleh sebuah aplikasi.
Grup merupakan ekspresi logikal
organisasi yaitu sekelompok user yang secara bersama
mempunyai tujuan yang sama. User
dalam satu grup dapat mempunyai
akses yang sama baik membaca,
menambah, atau menghapus. Setiap user atau grup mempunyai
nomor identitas unik yang dikenal
dengan nama UserID (UID) dan GroupID (GID). Berikut adalah
perintah-perintah yang dapat digunakan
untuk melakukan pengelolaan user dan grup.
• Useradd, usermod,
userdel, merupakan standar
yang digunakan untuk menambah, mengubah, dan menghapus user.
• Groupadd, groupmod,
groupdel, merupakan standar
yang digunakan untuk menambah, mengubah, dan menghapus group.
•
Gpasswd, standar yang digunakan untuk mengelola berkas /etc/groups.
• Pwck, grpck, perintah yang digunakan untuk memverifikasi password,
group, dan file shadow.
• Pwconv, pwunconv,
perintah yang digunakan
untuk melakukan konversi
password standar ke password shadow.
Kelompok Users dan Groups
Pada sistem Linux, user dibedakan menjadi 3 kelompok, yaitu:
a. User Admin/Super User
Yang dimaksud dengan super user adalah user yang bertanggung jawab penuh terhadap sistem dengan tugas yang tidak terbatas. Beberapa tugas super user diataranya adalah mengkonfigurasi sistem, melakukan update sistem, melakukan manajemen user dan group, dan sampai menghapus sistem secara keseluruhan.
Super user sering disebut dengan user “root”, walaupun mempunyai wewenang yang tidak terbatas, user root juga dapat dibatasi. Tujuannya adalah meminimalisasi kesalahan yang terjadi nantinya. Super user “root” memiliki UID=0 dan GID=0, sehingga bila kelompok dan user lain diset UID dan GID yang sama makan kelompok dan user tersebut akan memiliki wewenang yang sama dengan user “root”.
$ cat /etc/passwd |grep root root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
b. User Sistem
User sistem adalah kelompok user yang menjalankan aplikasi daemon user sistem
tersebut. User sistem memiliki UID dan GID di atas 0 dan di bawah 500. contoh user sistem beberapa diataranya
adalah mail, news, lp, sshd, apache, dan lain sebagainya.
$ cat /etc/passwd |grep lp lp:x:7:7:lp:/var/spool/lpd:/bin/sh
$ cat /etc/passwd |grep lp lp:x:7:7:lp:/var/spool/lpd:/bin/sh
c. User Pengguna
Yang dimaksud dengan user pengguna adalah user yang dibuat
oleh user root dengan UID dan GID
diatas 500. User pengguna memiliki wewenang hanya pada home direktori user tersebut sehingga
apabila salah satu pengguna mengalami error tidak
mempengaruhi user yang lain.
$ cat /etc/passwd |grep tamu
tamu:x:501:501:tamu:/home/tamu:/bin/bash
Group adalah gabungan
dari beberapa user membentuk suatu kelompok. User-user yang tergabung dalam satu group dapat saling berbagi
file.
D. Langkah Kerja
Persiapkan komputer kerja yang telah terinstall system operasi
Linux Debian 5.0 atau 6.0 mode
CLI, jika system operasi yang anda gunakan berbasis GUI maka anda harus bekerja pada
terminal.
1.
Pastikan anda sudah berada
pada mode Command Line atau Terminal,
lalu coba ketik beberapa
contoh command berikut :
ls : melihat isi direktori
yang aktif contoh
: debian:/# cd /root
debian:/root# ls à
menampilkan isi direktori root
cat : melihat isi file secara keseluruhan contoh : debian:/# cat [nama_file]
more :menampilkan isi file per layer contoh : debian:/#more [nama_file]
tail : menampilkan sepuluh baris terakhir contoh: debian:/#tail [nama_file]
less : melihat isi file tetapi yang bisa discroll contoh: debian:/#less [nama_file]
cp : mengkopi
file
contoh: debian:/#cp file1 /home à mengkopi file1 dari root ke direktori
home
mv : memindahkan file
contoh: debian:/#mv file1 /home
rm : menghapus
file
contoh: debian:/#rm [nama_file]
mkdir : membuat direktori
contoh: debian:/#mkdir [nama_direktori]
rmdir
: menghapus direktori
contoh: debian:/#rmdir [nama_direktori]
cd : pindah direktori
contoh: debian:/#cd root —à pindah
ke direktori root
2.
Amati fungsi dari setiap command yang anda gunakan,
perhatikan dampak yang diakibatkan setiap kali anda selesai melakukan
eksekusi suatu command.
3.
Membuat User
Untuk membuat user dan group hanya dapat dilakukan oleh super user “root”. Perintah
untuk membuat user baru adalah
adduser[spasi]nama_user sedangkan untuk mengisi password
user yang dibuat passwd[spasi]nama_user. Berikut
ini contoh penggunaannya:
#adduser hadiks #passwd
hadiks New UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: all authentication tokens updated successfully
Beberapa informasi
yang perlu diketahui
pada perintah diatas adalah:
•
Home direktori user sama dengan nama user /home/hadiks
•
Shell bash yang digunakan adalah /bin/bash
•
user “hadiks” tersebut
tidak memiliki expired date
Mengganti password baru cukup menjalankan perintah psswd[spasi]nama_user. #passwd hadiks
Changing password for user farro.
New UNIX password:
Retype new UNIX password:
passwd: all authentication tokens updated successfully
4.
Menghapus User
Untuk menghapus
user jalankan perintah
berikut ini:
#userdel hadiks
atau
#userdel -r hadiks
catatan: menghapus dengan menggunakan opsi -r, akan menghapus secara keseluruhan direktori
user tersebut.
5.
Membuat Group
Berikut ini contoh penggunaan
membuat group, dengan nama airputih
#groupadd airputih
a. Menentukan Administrator dan member group airputih
#gpasswd -A hadiks -M bobo,boncu airputih
Catatan: opsi -A adalah user administrator adalah “hadiks”, dan opsi -M adalah user member, yaitu “bobo”, dan “boncu”
b. Memberikan password group airputih
#gpasswd airputih
Changing the password
for group aples New Password:
Re-enter new password:
c. Menambah dan menghapus member dari group airputih
#gpasswd -a cikung
Adding user cikung to group airputih #gpasswd -d cikung
Removing user cikung from group airputih.
d. Login pada group airputih dengan perintah newgrp
Karena user “hadiks” merupakan admin group maka diminta
konfirmasi password group sedangkan
untuk user member yaitu “bobo”,
dan “boncu” tidak diminta konfirmasi password group.
[hadiks@ap-desktop ~]$ mkdir share [hadiks@ap-desktop ~]$ ls -l
drwxr-xr-x 2 hadiks airputih 1024 Mar 11 01:02 share/ e. Untuk mengetahui daftar group tertentu jalankan perintah berikut
[hadiks@ap-desktop ~]$ groups airputih hadiks
f. Keluar dari group airputih
[ haddiks@ap-desktop ~]$ exit
6. Menghapus Group
Perintah untuk menghapus
group adalah groupdel[spasi]nama_group.
Komentar
Posting Komentar